Kamis, 29 Mei 2008

Ira Wibowo Duta YKI

Ira Wibowo ditunjuk oleh YKI (Yayasan Kanker Indonesia) sebagai duta Kampanye Bantu Cegah Kanker Serviks.


"Saya sedih sekaligus tergugah melihat banyak masyarakat Indonesia yang belum aware terhadap penyakit ini. Padahal setiap harinya ada 15 ribu kasus kanker serviks baru dengan delapan ribu kematian," paparnya.


"Apalagi, penyakit ini menyerang perempuan di usia produktif," Ira mengingatkan.


Ira Wibowo sebagai istri dan sekaligus ibu rumah tangga merasa berkewajiban untuk mengingatkan kepada para kaum perempuan untuk menjaga kesehatan reproduksinya.


"Paling tidak, kita harus memberi tahu orang-orang yang kita sayangi, ibu, kakak, adik, dan anak untuk sekarang juga memperhatikan kesehatan reproduksi agar terhindar kanker serviks," paparnya.

Senin, 26 Mei 2008

Five Vi minder

Dengan status janda yang disandangnya sekarang membuat Five vi sempat minder karena dua kali pernikahannya mengalami kegagalan.

"Sekarang saya lebih berhati-hati dalam memilih pasangan," jelasnya.


"Berpikir positif dan berjuang mencapai kehidupan yang lebih baik dengan cara halal,"ujarnya.

Five Vi akan tampil dalam film cewek cewek yang survive bersama Rahma Azari dan Sarah.

Rabu, 21 Mei 2008

Kampung halaman Dr. Soetomo pendiri Budi Utomo

Kampung halaman pendiri Budi Utomo yang merupakan organisasi pertama di Indonesia, berada di kota Nganjuk tepatnya

di desa Ngepeh kecamatan Loceret kabupaten Nganjuk propinsi Jawa Timur. Kota Nganjuk ini berada di tengah propinsi

Jawa Timur sebelah utara kota Kediri atau sebelah timur kota Madiun.

Dikampung halaman Dr. Soetomo ini pada jaman Bapak Hormoko masih menjabat sebagai menteri Penerangan pada masa

pimpinan Soeharto, beliau membangun museum untuk mengenang jasa-jasa Dr.Soetomo. Disamping beliau pada waktu itu

sebagai menteri Penerangan tapi beliau juga berasal dari kota Nganjuk juga. Sebelumnya memang kampung halaman Dr.

Soetomo ini tidak pernah untuk di informasikan ke khalayak umum, sehingga Bapak Harmoko membangun museum di desa

Ngepeh itu.

Bangunan museum tersebut berdiri diatas lahan 4 hektar dan terdapat patung dari Dr.Soetomo sedang duduk dikursi dan

kedua belah tangannya berada di tumpuan kursi dikanan kirinya. Kemudian dibelakang patung tersebut terdapat semacam

pendopo tapi berukuran berukuran besar yang dinamakan pendopo agung dan dibelakang pendopo agung terdapat pendopo

lagi tapi berukuran lebih lebih kecil yang dinamakan dengan pringgitan. Kemudian museum yang dibangun itu berada di

posisi barat pringgitan yang berukuran hanya 5 x 9 meter, ukuran yang sangat kecil sekali untuk sebuah museum. Isi

dari museum ini terbagi menjadi 3 yaitu koleksi perjalanan politik Dr. Soetomo, yang kedua itu koleksi buku-buku

kedokteran setelah lulus dari Stovia, dan yang terakhir adalah koleksi alat-alat kedokteran


Dr.Soetomo ini adalah seorang dokter dibidang penyakit kelamin dan penyakit kulit dan memiliki istri yang namanya

Ny. E.J. De Graaf yang merupakan perawat keturunan Belanda. Pada tahun 1934 istri beliau meninggal dunia kemudian Dr

Soetomo meninggal dunia setelah 4 tahun meninggalnya istri tercinta yaitu pada tahun 1938.